Kamis, 02 Juni 2011

Lokasi alternatif untuk PKL niaga selatan sudah siap!


Lokasi Alternatif Sudah Siap

Pemkot Segera Undang Perwakilan PKL Niaga Selatan

- Sub.

SAMARINDA. Pemkot tak cuma melempar wacana tanpa solusi terkait upaya relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Citra Niaga di segmen Jl Niaga Selatan. Pemkot juga mencarikan lokasi alternatif. Yakni di sekitaran Komplek Stadion Segiri, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda Ulu. Bahkan dipastikan, lokasi tersebut sudah siap ditempati.
"Kami sudah tinjau ke lapangan. Lokasinya memang tepat. Tinggal nanti dirundingkan lagi dengan PKL," ujar Wakil Walikota Samarinda, H Nusyirwan Ismail kepada Sapos kemarin.
Menurut dia, selain tidak membutuhkan biaya besar karena memang tanah negara, juga dimaksudkan untuk mengatasi persoalan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Citra Niaga dan sekitarnya.
Apalagi rencananya, di lokasi alternatif itu, akan ditata sedemikian rupa, sehingga bisa menarik minat warga. Bahkan Nusyirwan menyebut, lokasi tersebut bisa dijadikan pusat penjualan handphone berbasis PKL dan pusat kuliner.
"Memang kita pahami, pasti yang dikhawatirkan itu selalu soal omzet. PKL khawatir, pindah ke kawasan Stadion Segiri, pembeli jadi sepi. Tapi kita pastikan lokasi itu tetap ramai. Asalkan bersama kita tata," timpalnya.
Rencananya, Pemkot akan mengundang para perwakilan PKL untuk membicarakan hal tersebut. Sebenarnya awal Juni ini. Namun karena terbentur dengan agenda lain, sehingga diperkirakan pertengahan Juni nanti baru bisa dilakukan.
"Intinya, Pemkot mau carikan solusi yang terbaik buat PKL, selain untuk kepentingan penataan kota. Makanya nanti kalau ketemu, bisa kita bicarakan secara persuasif. Beberapa hari ke depan ini, kita beri kesempatan buat mereka untuk berpikir secara jernih tentang solusi ini," tukasnya.
Di tempat terpisah, Ketua Forum Bersatu PKL Citra Niaga Selatan, Sugianto menegaskan akan tetap bertahan. Pasalnya, tuntutan mereka tetap sama, yakni mal rakyat yang sempat dijanjikan Pemkot pada 2008 lalu.
Meski begitu, ia mengaku siap untuk duduk satu meja dalam mencarikan solusi terbaik. "Kita juga tunggu, katanya mau diundang awal Juni ini. Tapi sampai sekarang juga belum ada. Yang jelas kita tidak mau kalau sampai digusur begitu saja," tegasnya. (yes)

http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/17/19401

Tidak ada komentar:

Posting Komentar